Selasa, 15 Oktober 2013

SUMPAH INI ALAY!

untukmu, sayap kanan timnas U-19


    Hari ini entah hari keberapa sesudah kemenanganmu bersama tim mu. Sampai sekarang aku masih aja nyari info tentang kamu. Enggak tau kenapa, aku bisa sesuka ini sama pemain bola. Cara bermainmu apik, larimu cepet banget, and than kamu itu maniss banget,hehe. Aku mulai dari awal ya. Namamu Maldini Pali, biasa dipanggil Maldini. Umur mu 18 tahun lebih 9 bulan. Berasal dari kota Mamuju, Sulbar. Pemain di SAD, Uruguay. Kamu itu hebat. Aku aja sampe bisa nulis tentang kamu di blog ku ini. Banyak alasan aku menyukaimu, aku nggak bisa jelasin satu-satu karena terlalu banyak. Jujur aja, aku nggak suka sama sepak bola. Aku aja nggak tau striker itu bagian yg mana, bek itu apa, opsite itu apa, tendangan bebas itu yang gimana, aku nggak tau semua tentang bola. Tapi perlu kamu tau, semenjak kemarin kamu    tampil di AFF, aku jadi mulai ngerti sedikit demi sedikit. Aku jadi ngerti sepak pojok, striker, dan lain sebagainya. Oh iya, aku aja nggak tau apa arti hattrick itu apa. Aku bukan tipe orang yang suka nonton sepak bola, kecuali kalo yang tanding itu tim sekolahku. Aku bosen aja kalo nonton bola. Tapi semenjak kau datang *eyaaa* aku berubah jadi orang yang sangat menanti-nantikan sepak bola. Aku nggak sabar nonton kamu di tv. Walaupun Cuma di tv, aku udah seneng banget bisa lihat kamu berdiri di sana nyanyiin lagu Indonesia raya. Walaupun Cuma di tv aku udah ngerasa ngelihat langsung di sana. Malah aku ngerasa di depanmu,eciyeh. Aku juga seneng banget ngelihat kamu mainin bola kaya gitu, kamu bagus, skill kamu hebat banget, larimu juga cepet banget, kamu juga tinggi. Eh udah ah,masa iya aku puji kamu terus, capek ah. Oh iya, selama ini aku sering kirimin mention ke kamu. Gila lho, setiap hari aku kirimin lebih dari 10 mention. Entah itu pagi, siang,sore, ataupun malam. Aku harus bersaing dengan ribuan followers kamu biar kamu bales, tapi tep nihil tuh. Kamu nggak ada niatan buat bales. Tapi aku tetep senyum, aku tetep positive thingking, aku tetep nganggep kamu masih capek dan lagi istirahat. Aku tetep pada prinsip ku “ nggak ada yang mustahil di dunia ini “, dengan seribu alasan aku bujuk mama ku buat nganterin aku ke rumahmu di Sulbar, tapi mama ku nggak mau katanya jauh banget. iya lah jauh, jawa tengah ama sulbar, jauh bro. Aku pengen banget ketemu kamu, ngelihat langsung di tempat kamu tanding. Langsung nyemangatin ala-ala anak alay yang udah jadi fans fanatic. Kalo nanti aku ketemu kamu, aku cepet cepet langsung bersyukur sm tuhan. Dan cuma pengen ngomong “ kakak jangan lupain orang yg udah buat kakak seperti sekarang.” Itu aja deh. Itu kan kalo ketemu, kalau enggak aku tetep berdoa sm tuhan, biar kita dipertemukan ya :( :( :( duh, sedih lagi nih. Oh iya, kamu jangan khawatir soal nanti ada yang dukung nggak waktu di Myanmar. Tenang aja, walaupun suporter yang kesana cuma dikit bahkan nggak ada kamu harus percaya, kalau disini masih ada aku dan para pendukung timnas u-19 yang selalu ngedukung kamu dimanapun kamu berada dan kapanpun itu. Kalau emang kamu masih nggak yakin, kamu anggep aja suporter disana itu suporter Indonesia yang waktu itu nyuporterin kamu and timnas u-19 di Jakarta maupun di sidoharjo :) kamu harus percaya sama kita :)
    Maldini, aku bingung lewat apa aku harus hubungin kamu. Lewat apa aku harus nyampein kalau aku itu bener-bener ngagumin kamu. Aku Cuma bisa berdoa sama tuhan dan berharap suatu hari nanti dipertemukan sama kamu. Aku selalu doain kamu. Entah apa kata orang-orang tentang yang aku tulis ini, aku nggak peduli. Orang-orang mesti mikirnya kamu lagi naik daun makanya banyak yang alay nge fans nya. Sumpah insyaallah aku nggak gitu. Aku coba buat jadiin kamu idola satu-satunya sampe semampuku buat nge fans sama kamu*alay*. Aku nggak tau, seberapa penting fans buat kamu. Aku nggak berharap kamu nge reply mention ku di twitter, aku juga nggak terlalu berharap kamu kenal sm aku. Aku Cuma pengen kamu baca dan lihat tulisan ku ini. Entah kapan itu, tapi tolong baca ini. Aku emang fans baru yang ngebet banget kenal sm kamu. Tapi aku ngelakuin ini karena aku bener-bener pengen tau dari kamu langsung. Aku cuma pengen nyemangatin kamu. Kalau kamu nggak pernah baca ini juga nggak papa kok. Biarin tulisan ku ini menjamur di blog favoritku. Maafin aku yang sering nyampah mention, maafin aku yang terlalu lebay nulis-nulis kaya gini, maafin aku yang terlalu fanatic sama kamu. Maaf juga karena tulisanku ini terlalu banyak dan ngebosenin ini.

   Akhir kata, intinya kamu semangat terus dan jangan gampang puas. Kepuasan sesaat tapi menyesal seumur hidup. Jadi lebih baik lagi ya kak. Aku terus doain kamu dan selalu support kamu. Love you :)

Pliss kamu baca ya tulisanku ini !!

Jumat, 14 September 2012

juara~


  Pagi itu seorang gadis cantik sedang melukis di taman belakang rumahnya.Ia pun tampak bahagia sekali karena ia berkeinginan untuk memenangkan perlombaan di toko buku gramedia.Ia pun selalu berlatih agar dapat menang.Dan tiba-tiba ada suara yang mengagetkannya..”pyar..brakkk bruukk..”
“Suara apa itu?berisik sekali.”Dan ia pun segera menghampiri suara itu.”Papa...Papa kenapa?Papa kok bisa sampai seperti ini sih?”dia pun bertanya kepada papa nya dan sambil membantu papa nya yang terjatuh dari tempat tidur.”Papa tidak kenapa-kenapa kok lol,papa tadi cuma ingin bangun dan mengambil minum saja tetapi papa terjatuh dari tempat tidur.”ucap papa ketika menjelaskan semua nya kepada Loli,Ya nama gadis itu Loli tepatnya Lolita Zahara Ayuningtyas.Ia sekarang menduduki bangku SMP tepatnya kelas 3.Ia bersekolah di SMP Melati Mekar,dan ia pun menjadi siswa yang pandai dalam hal pelajaran dan tentunya juga melukis.
  Hari-hari yang ditunggu pun akhirnya datang juga.Hari ini adalah hari dimana Loli akan mengikuti lomba melukis antar provinsi yang diadakan di toko buku”Gramedia” Semarang.Ia pun sungguh bersemangat agar cepat sampai di toko buku itu.Sebelum ia berangkat ia menyiapkan perlengkapan untuk melukis,seperti:  kuas,cat dan beberapa peralatan lainnya.Ia berangkat bersama sahabatnya yang bernama Nela,mereka berdua sudah bersahabat sejak mereka duduk dibangku SD kelas 2.Setelah mereka sampai Loli pun cepat-cepat memasuki toko buku itu karena ia sudah tidak sabar.Dan akhirnya ia sampai tepat saat lomba segera dimulai.Ia memulai melukis sebuah gambar masjid yang sangat indah dengan hiasan pohon kelapa dan nampak sekali bayangan masjid.Masjid itu hampir sama dengan masjid yang berada di india dan tepatnya adalah Taj Mahal India.Waktu tak terasa sudah berjalan selama 2 jam dan waktu nya lukisan itu di kumpulkan dan akan segera diumumkan siapa pemenangnya.Tetapi pengumuman pemenang akan diumumkan 1 bulan mendatang dan Loli pun sudah tidak sabar ingin menunggu hasilnya.Karena jika ia menang ia akan mendapat hadiah berupa trophy,piagam,sertifikat,dan uang penghargaan sebesar 10 juta.Dan ia pun sudah berjanji jika ia menang, uang itu akan diberikan kepada ayahnya untuk operasi ginjal ayahnya dan sisanya untuk disumbangkan kepada anak-anak yatim.
  Singkat cerita sebulan pun telah berlalu dan hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Loli.Dia mengajak Nela untuk melihat pengumuman di gramedia hari ini juga pukul 12:00.Tetapi Nela tidak bisa menemaninya karena ia sudah ada janji dengan mama nya untuk mengikuti klub renang di manunggal  jati.Alhasil Loli pun berangkat sendirian dengan motor matik nya.Dia berangkat dengan raut wajah yang tak menentu yaitu senang ,sedih,sebal,deg-deg an.Tak terasa ia pun sudah sampai dan ia segera memarkirkan motornya ketempat parkir belakang,lalu ia segera masuk ke toko buku itu.Dan mas-mas pembawa acara itu dengan lantang menyebutkan...
“Juara ke-tiga dengan poin 248 diraih oleh....Rasya Aditya...”
“Kemudian juara ke-dua dengan poin 386 diraih oleh....Natasa Ramadhani...”
“Dan inilah saat-saat yang ditunggu dan mungkin saat-saat yang mendebarkan juga bagi kontestan yang belum disebut namanya dalam juara ketiga dan kedua,oke langsung saja juara pertama dengan skor 505 diraih oleh........................Lolita Zahara Ayuningtyas...selamat buat Lolita dan saya harap juara pertama,kedua,dan ketiga diharap menuju ke panggung untuk mendapatkan hadiahnya.
  Dan pada saat itu juga Lolita seperti mendapatkan durian runtuh,ia sangat bahagia sekali dan yang ada difikirannya hanya ingin cepat-cepat penyakit papa-nya itu segera dioperasi.Dia cepat-cepat menuju keparkiran dan segera membawa motornya melaju menuju rumahnya.Setelah sampai didepan rumahnya ia dikagetkan oleh orang-orang yang ada didalam rumah dan memakai pakaian hitam-hitam.Kemudian ia pun bertanya kepada  tetangga sebelah rumahnya yang juga sedang ada didepan rumah nya.”Bu,ada apa ini?kok rumah saya banyak orang begini?kok pada pakai baju hitam-hitam gini?”
“Nak sabar ya,tadi ketika kamu pergi papa mu sudah menghembuskan nafasnya untuk yang terakhir kali.”tutur tetangga depan rumahku
Aku berlari menuju jenazah papa dan kemudian aku menangis,dalam keadaan menangis aku berkata”Pa,Loli sudah bawa uang nih.Loli menang lomba melukis pa,ini semua berkat papa.Papa kenapa ninggalin Loli sendirian?papa kan harus sembuh,nanti Loli hidup sama siapa?mama kan udah meninggal juga pa?papa kenapa tega sih sama Loli.Pa jawab dong pa...”ia pun tak kuat untuk melihat papa yang terakhir kali,ia tak kuat buat ngomong lagi sama papa walaupun ia tau papanya tidak mungkin bisa ngabulin apa yang ia minta. Dia juga tau papanya bisa ndengerin semua nya tetapi ia tau itu tak mungkin bisa mengembalikan papanya didunia ini lagi.”Papa aku sayang banget sama papa,kenapa papa ninggalin aku?”ucapnya ketika ada di pemakaman
  Akhirnya uang hadiah itu ia sumbangin untuk pembangunan masjid,anak-anak yatim piatu,sedekah dan untuk hal-hal yang bermanfaat lainnya. Dia pun akhirnya bangga  sekali karena selama ini papa-nya sudah mau ngajarin dia,ngebimbing dia menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.
”Terimakasih papa,papa adalah orang yang selalu memberi dukungan padaku selama aku merasa lelah.Dan sekarang sudah tidak ada lagi sosok papa yang selama ini mendukungku.Tetapi aku akan selalu menyayangi papa sampai kapanpun juga.”
Tamat..
J