Pagi itu seorang gadis cantik sedang melukis
di taman belakang rumahnya.Ia pun tampak bahagia sekali karena ia berkeinginan
untuk memenangkan perlombaan di toko buku gramedia.Ia pun selalu berlatih agar
dapat menang.Dan tiba-tiba ada suara yang mengagetkannya..”pyar..brakkk
bruukk..”
“Suara apa itu?berisik sekali.”Dan ia pun segera menghampiri suara itu.”Papa...Papa kenapa?Papa kok bisa sampai seperti ini sih?”dia pun bertanya kepada papa nya dan sambil membantu papa nya yang terjatuh dari tempat tidur.”Papa tidak kenapa-kenapa kok lol,papa tadi cuma ingin bangun dan mengambil minum saja tetapi papa terjatuh dari tempat tidur.”ucap papa ketika menjelaskan semua nya kepada Loli,Ya nama gadis itu Loli tepatnya Lolita Zahara Ayuningtyas.Ia sekarang menduduki bangkuSMP
tepatnya kelas 3.Ia bersekolah di SMP
Melati Mekar,dan ia pun menjadi siswa yang pandai dalam hal pelajaran dan
tentunya juga melukis.
“Suara apa itu?berisik sekali.”Dan ia pun segera menghampiri suara itu.”Papa...Papa kenapa?Papa kok bisa sampai seperti ini sih?”dia pun bertanya kepada papa nya dan sambil membantu papa nya yang terjatuh dari tempat tidur.”Papa tidak kenapa-kenapa kok lol,papa tadi cuma ingin bangun dan mengambil minum saja tetapi papa terjatuh dari tempat tidur.”ucap papa ketika menjelaskan semua nya kepada Loli,Ya nama gadis itu Loli tepatnya Lolita Zahara Ayuningtyas.Ia sekarang menduduki bangku
Hari-hari yang ditunggu pun akhirnya datang
juga.Hari ini adalah hari dimana Loli akan mengikuti lomba melukis antar
provinsi yang diadakan di toko buku”Gramedia” Semarang.Ia pun sungguh
bersemangat agar cepat sampai di toko buku itu.Sebelum ia berangkat ia
menyiapkan perlengkapan untuk melukis,seperti:
kuas,cat dan beberapa peralatan lainnya.Ia berangkat bersama sahabatnya
yang bernama Nela,mereka berdua sudah bersahabat sejak mereka duduk dibangku SD
kelas 2.Setelah mereka sampai Loli pun cepat-cepat memasuki toko buku itu
karena ia sudah tidak sabar.Dan akhirnya ia sampai tepat saat lomba segera dimulai.Ia
memulai melukis sebuah gambar masjid yang sangat indah dengan hiasan pohon
kelapa dan nampak sekali bayangan masjid.Masjid itu hampir sama dengan masjid
yang berada di india dan tepatnya adalah Taj Mahal India.Waktu tak terasa sudah
berjalan selama 2 jam dan waktu nya lukisan itu di kumpulkan dan akan segera
diumumkan siapa pemenangnya.Tetapi pengumuman pemenang akan diumumkan 1 bulan
mendatang dan Loli pun sudah tidak sabar ingin menunggu hasilnya.Karena jika ia
menang ia akan mendapat hadiah berupa trophy,piagam,sertifikat,dan uang
penghargaan sebesar 10 juta.Dan ia pun sudah berjanji jika ia menang, uang itu
akan diberikan kepada ayahnya untuk operasi ginjal ayahnya dan sisanya untuk
disumbangkan kepada anak-anak yatim.
Singkat cerita sebulan pun telah berlalu dan
hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Loli.Dia mengajak Nela
untuk melihat pengumuman di gramedia hari ini juga pukul 12:00.Tetapi Nela
tidak bisa menemaninya karena ia sudah ada janji dengan mama nya untuk
mengikuti klub renang di manunggal
jati.Alhasil Loli pun berangkat sendirian dengan motor matik nya.Dia
berangkat dengan raut wajah yang tak menentu yaitu senang ,sedih,sebal,deg-deg an.Tak terasa ia pun sudah
sampai dan ia segera memarkirkan motornya ketempat parkir belakang,lalu ia
segera masuk ke toko buku itu.Dan mas-mas pembawa acara itu dengan lantang
menyebutkan...
“Juara ke-tiga dengan poin 248 diraih oleh....Rasya Aditya...”
“Kemudian juara ke-dua dengan poin 386 diraih oleh....Natasa Ramadhani...”
“Dan inilah saat-saat yang ditunggu dan mungkin saat-saat yang mendebarkan juga bagi kontestan yang belum disebut namanya dalam juara ketiga dan kedua,oke langsung saja juara pertama dengan skor 505 diraih oleh........................Lolita Zahara Ayuningtyas...selamat buat Lolita dan saya harap juara pertama,kedua,dan ketiga diharap menuju ke panggung untuk mendapatkan hadiahnya.
“Juara ke-tiga dengan poin 248 diraih oleh....Rasya Aditya...”
“Kemudian juara ke-dua dengan poin 386 diraih oleh....Natasa Ramadhani...”
“Dan inilah saat-saat yang ditunggu dan mungkin saat-saat yang mendebarkan juga bagi kontestan yang belum disebut namanya dalam juara ketiga dan kedua,oke langsung saja juara pertama dengan skor 505 diraih oleh........................Lolita Zahara Ayuningtyas...selamat buat Lolita dan saya harap juara pertama,kedua,dan ketiga diharap menuju ke panggung untuk mendapatkan hadiahnya.
Dan pada saat itu juga Lolita seperti
mendapatkan durian runtuh,ia sangat bahagia sekali dan yang ada difikirannya
hanya ingin cepat-cepat penyakit papa-nya itu segera dioperasi.Dia cepat-cepat
menuju keparkiran dan segera membawa motornya melaju menuju rumahnya.Setelah
sampai didepan rumahnya ia dikagetkan oleh orang-orang yang ada didalam rumah
dan memakai pakaian hitam-hitam.Kemudian
ia pun bertanya kepada tetangga sebelah
rumahnya yang juga sedang ada didepan rumah nya.”Bu,ada apa ini?kok rumah saya
banyak orang begini?kok pada pakai baju hitam-hitam
gini?”
“Nak sabar ya,tadi ketika kamu pergi papa mu sudah menghembuskan nafasnya untuk yang terakhir kali.”tutur tetangga depan rumahku
Aku berlari menuju jenazah papa dan kemudian aku menangis,dalam keadaan menangis aku berkata”Pa,Loli sudah bawa uang nih.Loli menang lomba melukis pa,ini semua berkat papa.Papa kenapa ninggalin Loli sendirian?papa kan harus sembuh,nanti Loli hidup sama siapa?mama kan udah meninggal juga pa?papa kenapa tega sih sama Loli.Pa jawab dong pa...”ia pun tak kuat untuk melihat papa yang terakhir kali,ia tak kuat buat ngomong lagi sama papa walaupun ia tau papanya tidak mungkin bisa ngabulin apa yang ia minta. Dia juga tau papanya bisa ndengerin semua nya tetapi ia tau itu tak mungkin bisa mengembalikan papanya didunia ini lagi.”Papa aku sayang banget sama papa,kenapa papa ninggalin aku?”ucapnya ketika ada di pemakaman
Akhirnya uang hadiah itu ia sumbangin untuk pembangunan masjid,anak-anak yatim piatu,sedekah dan untuk hal-hal yang bermanfaat lainnya. Dia pun akhirnya bangga sekali karena selama ini papa-nya sudah mau ngajarin dia,ngebimbing dia menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.
”Terimakasih papa,papa adalah orang yang selalu memberi dukungan padaku selama aku merasa lelah.Dan sekarang sudah tidak ada lagi sosok papa yang selama ini mendukungku.Tetapi aku akan selalu menyayangi papa sampai kapanpun juga.”
Tamat..J
“Nak sabar ya,tadi ketika kamu pergi papa mu sudah menghembuskan nafasnya untuk yang terakhir kali.”tutur tetangga depan rumahku
Aku berlari menuju jenazah papa dan kemudian aku menangis,dalam keadaan menangis aku berkata”Pa,Loli sudah bawa uang nih.Loli menang lomba melukis pa,ini semua berkat papa.Papa kenapa ninggalin Loli sendirian?papa kan harus sembuh,nanti Loli hidup sama siapa?mama kan udah meninggal juga pa?papa kenapa tega sih sama Loli.Pa jawab dong pa...”ia pun tak kuat untuk melihat papa yang terakhir kali,ia tak kuat buat ngomong lagi sama papa walaupun ia tau papanya tidak mungkin bisa ngabulin apa yang ia minta. Dia juga tau papanya bisa ndengerin semua nya tetapi ia tau itu tak mungkin bisa mengembalikan papanya didunia ini lagi.”Papa aku sayang banget sama papa,kenapa papa ninggalin aku?”ucapnya ketika ada di pemakaman
Akhirnya uang hadiah itu ia sumbangin untuk pembangunan masjid,anak-anak yatim piatu,sedekah dan untuk hal-hal yang bermanfaat lainnya. Dia pun akhirnya bangga sekali karena selama ini papa-nya sudah mau ngajarin dia,ngebimbing dia menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.
”Terimakasih papa,papa adalah orang yang selalu memberi dukungan padaku selama aku merasa lelah.Dan sekarang sudah tidak ada lagi sosok papa yang selama ini mendukungku.Tetapi aku akan selalu menyayangi papa sampai kapanpun juga.”
Tamat..J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar